2/04/2018

Sebuah Harapan 2018

Sebuah Harapan 2018

Tien, negen, acht, zeven, zes, vijf, vier, drie, twee, enn..

HAPPY NEW YEAR!!!

Gue menatap nanar pasangan yang dengan mesranya berciuman dibawah cahaya kembang api. Iri? Tentu saja! Namanya juga jomblo!

Tahun baru 2018 ini gue awali dengan menyendiri ditengah keramaian. Sambil mengambil beberapa foto dan instastory demi menyamarkan rasa sepi di hati. 

Ya, tebakan kalian benar. Gue sendiri karena gue senang kelayapan sendiri, dan tentu saja, gue belum punya teman akrab pada saat itu. Apakah gue bahagia? Tentu saja gue bahagia! Gue sudah melewati semester pertama di tanah rantau, gue harus bersyukur gue masih survive disini. Tapi jauh di lubuk hati gue, ada rasa sedih yang hinggap di hati. Karena tahun baru kali ini adalah tahun baru pertama gue tanpa keluarga.

Sebut gue anak mami. Gue memang selalu ogah menghabiskan sisa tahun bersama teman di villa atau sebagainya. Bagi gue, cara terbaik menyambut tahun baru ialah dengan menonton film-film box office di rumah bersama keluarga, makan tumpeng ulang tahun nenek (yang lahir tanggal 31 Desember -red), dan menikmati kembang api dari genteng rumah.

Tahun ini gue memang tetap tidak menyambut tahun baru bersama teman-teman. Namun juga tidak bersama keluarga. Di sebuah keramaian di Kota Den Haag, dibawah cahaya kembang api dan ditemani alunan lagu Despacito yang gue benci itu.

Namun lantas gue tersadar, kesendirian gue saat itu bukanlah sesuatu yang pantas untuk direnungkan. Karena apapun yang terjadi saat itu dan hingga kini, adalah sebuah anugerah dan rezeki yang patut gue syukuri.

Gue pun tersenyum dan ikut menyanyikan lagu despacito. Disaat yang sama, gue menemukan sebuah resolusi yang harus gue lakukan di tahun 2018.

BERANI MENCOBA.

Berani mencoba untuk speak up, berani mencoba bergaul dengan circle yang lebih luas, berani mencoba hobi baru, berani mencoba program diet, atau apapun itu yang membutuhkan keberanian.

Dan gue pun siap menyambut 2018.

Selamat Tahun Baru!


Laakwartier, 04 Februari 2018

Sedang mengumpulkan mental untuk hari pertama semester baru, besok. Semangat!

2 komentar:

  1. Tiap thn baru, aku jg lbh seneng enjoynya bareng keluarga, hnya di rumah, nonton film box office, bbq-an, drpd hrs kluar, ngadepin kemacetan yg gila :p. Pada dasarnya aku jg ga terbiasa dan ga suka ama keramaian sih..

    BalasHapus
  2. Semangat untuk mencoba hal baru dan semangat untuk semester baru. Salam kenal! :)

    BalasHapus